Monday, February 18, 2013

Logo Lama vs Logo Baru Koperasi Indonesia

      Setelah berbicara tentang perkembangan koperasi, maka selanjutnya apa ya..? Yops, kali ini Kreasi Kita menulis tentang perubahan logo koperasi Indonesia yang sebelumnya berbentuk bulat ke bentuk ketupat.. Hehehe, itu kan cuma bentuknya.. 
  • Logo Lama Koperasi. Untuk mengetahui makna dari logo lama koperasi, klik aja disini.
Logo Lama Koperasi Indonesia
  • Logo Baru Koperasi. Demikian juga untuk mengetahui makna dari logo baru koperasi, klik aja kog disini.
Logo Baru Koperasi Indonesia
         Nah, setelah memperhatikan logo di atas, maka tentunya Sobat semua akan bertanya, Kog bisa ya ada perubahan yang sangat signifikan..? Jawabnya sederhana, yakni dengan adanya perubahan logo diharapkan bahwa koperasi Indonesia semakin berkembang ke arah yang lebih baik. Logo koperasi baru berbentuk gambar bunga mengandung makna perkembangan dan kemajuan koperasi di Indonesia. Selain itu koperasi diharapkan selalu berkembang, cemerlang, berwawasan, variatif, inovatif sekaligus produktif dalam kegiatannya, serta berwawasan dan berorientasi pada keunggulan teknologi. Selanjutnya, Perubahan logo Koperasi Indonesia itu didasarkan pada Surat Keputusan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Nomor SKEP/14/Dekopin-A/III/2012 tanggal 30 Maret 2012 tentang Perubahan Lambang/logo Koperasi Indonesia. Selanjutnya Menteri Koperasi dan UKM menerbitkan Peraturan Menteri Koperasi dan UKM tentang Penggunaan Lambang Koperasi Indonesia Nomor 02/Per/M.KUKM/IV/2012 tanggal 17 April 2012.
      Setiap perubahan, pastilah diiringi dengan harapan baru untuk berkembang jauh lebih baik. Momentum perubahan logo ini bolehlah dianggap sebagai saat yang tepat untuk melakukan sebuah perubahan dengan berbagai gema “resolusi” yang dengan penuh semangat optimisme. Demi memajukan perkoperasian Indonesia, baik secara struktur, manajemen, maupun SDM nya perlu dilakukan langkah-langkah strategis yang saling berkesinambungan. Dan ini tak cuma dilakukan hanya lewat perubahan logo saja, atau tampilan gedung-gedung koperasi yang kian mentereng, tapi pelayanan yang baik, prosedural, akuntabel, transparan, ramah dan menyentuh masyarakat. Apalagi sebagai salah satu pilar penopang perekonomian Indonesia, keberadaan koperasi sangat kuat dan mendapat tempat tersendiri di kalangan pengguna jasanya.
      Koperasi sangat diharapkan menjadi soko guru perekonomian yang sejajar dengan perusahaan-perusahaan dalam mengembangkan ekonomi rakyat. Dengan kata lain, kepentingan ekonomi rakyat, terutama kelompok masyarakat yang berada pada arus ekonomi kelas bawah (misalnya petani, nelayan, pedagang kaki lima) akan relatif lebih mudah diperjuangkan kepentingan ekonominya melalui wadah koperasi. Selain perubahan logo, makna dan spirit yang ingin kembali digaungkan, inilah sesungguhnya yang menjadi latar belakang pentingnya pemberdayaan koperasi.
      Akhirnya sobat semua, sejalan dengan hal tersebut diatas yang harus lebih diutamakan atau dikawal adalah bagaimana membangun koperasi sebagai wadah pembangkit perekonomian masyarakat, dalam hal ini anggota. Bukan sebagai ladang bisnis keluarga dan tempat memperkaya diri sendiri atau golongan tertentu.

No comments:

Post a Comment