Thursday, February 14, 2013

Kebutuhan dan Keinginan Langganan/ Konsumen

      Ide semakin mengalir nih kayaknya, hehehe.. Sobat pembaca, seiring dengan tulisan sebelumnya tentang perilaku konsumen, maka Kebutuhan dan keinginan langganan/ konsumen juga merupakan hal yang sangat penting diketahui oleh suatu perusahaan yang menerapkan konsep pemasaran. Untuk keberhasilan perusahaan, semua kegiatan pemasaran yang dilakukan harus diarahkan untuk memberikan kepuasan bagi pemenuhan kebutuhan dan keinginan langganan/ konsumen, sebagai sasaran pemasaran.
Kebutuhan dan Keinginan Konsumen
      Seperti diketahui, kebutuhan dan keinginan langganan/ konsumen mempunyai keanekaragaman serta mempunyai banyak tingkatan pula. Oleh karena itu, di dalam melaksanakan konsep pemasaran perusahaan yang berorientasi kepada konsumen tidaklah semata-mata berusaha memenuhi kebutuhan dan keinginan langganan pada tingkat biaya seberapapun, sehingga merugikan perusahaan. Dalam pelaksanaan konsep pemasaran ini, yang penting adalah tidak hanya sekedar ingin menyenangkan para langganan/ konsumen, tetapi harus lebih dari itu, yaitu harus mampu memberikan alat bagi pemecahan masalah yang dihadapi oleh para langganan/ konsumen.
      Tentunya perusahaan harus mulai dengan langkah awal dengan melakukan pendefenisian atau perumusan macam kebutuhan langganan/ konsumen yang ingin dipenuhi, khususnya ditinjau secara fungsional.
  1. Kebutuhan Langganan/ Konsumen. Yang dimaksud dengan langganan disini adalah pembeli atau calon pembeli yang membeli kembali produk yang pernah dibelinya, sedangkan konsumen adalah pemakai produk yang dipasarkan. Langganan/ konsumen mempunyai kebutuhan untuk kelangsungan hidup dirinya atau organisasinya. Kebutuhan langganan/ konsumen ini merupakan dasar atau landasan dimulainya pelaksanaan kegiatan pemasaran. Kebutuhan konsumen industri atau organisasi merupakan kebutuhan untuk menjamin kelangsungan hidup atau tercapai tujuan organisasi/ industri tersebut. Kebutuhan ini ditentukan oleh suatu tim atau kelompok pembeli di dalam organisasi/ industri itu. Menurut Sofjan Assauri (2007: 91), kelompok tersebut terdiri dari: a) Pemakai (users); b) Mereka yang berpengaruh (influencer); c) Pimpinan atau tenaga bagian pembelian (buyers); d) Pengambil keputusan (deciders).
  2. Keinginan Langganan/ Konsumen. Perkembangan dari pengguna konsep dalam pemasaran dari konsep penjualan menjadi konsep pemasaran oleh perusahaan, terutama karena perubahan pandangan dari konsumen, yaitu pemenuhan kebutuhan menjadi pemuasan keinginan. Dalam merumuskan keinginan langganan yang umumnya bersifat kualitatif, pendekatan yang dapat diambil dalam perumusannya adalah dengan memaksimalkan atau mengoptimalkan kebutuhan. Keinginan langganan/ konsumen industri atau organisasi berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya. Menurut Sofjan Assauri (2007: 94), terdapat 4 (empat) proses yang menyebabkan terjadinya perbedaan keinginan langganan/ konsumen industri atau rumah tangga, yaitu sebagai berikut: a) Latar belakang individu yang turut serta dalam tim atau kelompok pembeli, serta orientasi masing-masing dalam proses pembelian; b) Informasi yang dipunyai seseorang akan menimbulkan perbedaan atas keinginan yang akan dipenuhinya; c) Perbedaan persepsi, menimbulkan perbedaan dalam menginterpretasikan atau menilai informasi yang dipunyainya; d) Pengalaman atas produk yang sama pada masa lalu dapat memberikan kepuasannya atau tidak. 
      Dengan adanya penyebab terjadinya perbedaan keinginan, maka kepuasan bagi keinginan langganan/ konsumen industri atau organisasi sulit dicapai karena orang-orang yang terdapat dalam tim/ kelompok pembelian suatu barang berbeda beda. Disamping itu juga, usaha untuk mempertahankan kepuasan dari kelompok/ tim membutuhkan suatu penelitian atau pertimbangan yang terus menerus.
     Nah, akhirnya usai sudah artikel tentang Kebutuhan dan Keinginan Langganan/ Konsumen, berhubung karena sudah larut malam, saya mau istirahat dulu Sob.. Moga dapat ide lagi untuk menulis esok, dan untuk artikel ini, semoga bermanfaat buat Sobat semua..
Salam...

No comments:

Post a Comment