Thursday, January 17, 2013

Rasa Yang Tersakiti


Sobat semua, puisi adalah salah satu alat komunikasi tidak langsung yang bisa sampaikan oleh siapa saja serta dengan kondisi yang tidak terikat. Sekalipun tidak cukup pengalaman dalam mengarang puisi, kali ini Kreasi Kita mencoba membagikan kepada sobat semua sebuah puisi dengan berjudul “Rasa Yang Tersakiti”. 


Rasa Yang Tersakiti

Demi Tuhan, saya tidak begitu yakin dengan rasa ini,
Rasa yang selama itu tidak pernah terbersit dalam alam pikirku,
Keyakinanku akan dirimu, melebihi dari apapun,
Terlalu dini untuk disayangkan atas kondisi yang telah terkuak,

Demi Tuhan, jangan biarkan hal itu merajaimu,
Banyak hal yang harusnya dipertimbangkan,
Dan lagi-lagi jebakan itu akhirnya menguasaimu,
Engkaupun berlalu begitu saja,
Biarkan mengalir, itu adalah prinsipmu,
Namun, saya ragukan hal itu,

Demi Tuhan, Tenangkan dirimu,
Ketakutan menutupi semua energi didalam dirimu,
Bernafaslah sekejap sembari berpikir,
Satu helaan akan berdampak baik jika ada keseriusan,
Mulai dari yang termudah hingga yang tersulit,
Cobalah untuk bertahan,

Demi Tuhan, pergilah jika itu keputusanmu,
Penyanjung kebebasan adalah aliran darahku,
Jangan engkau berpaling seperti yang sudah-sudah,
Yakinlah, dikejauhan senandung lirih akan dilantunkan oleh desir angin,
Dan tidak ada lagi penantian seperti yang terlewati,
Biarlah terkubur dalam keheningan malam.


Semoga ini bermanfaat buat sobat pembaca, dan tentunya Kreasi Kita selalu menunggu respon dari sobat demi penyempurnaan puisi ini dan sebagai referensi dalam mengarang puisi kedepan. Terimakasih banyak atas kunjungannya.

No comments:

Post a Comment