Thursday, April 24, 2014

Organisasi Kemasyarakatan (Ormas)

Sobat pembaca, kali ini Kreasi Kita mencoba membuat postingan tentang Ormas.. Atas segala kekurangannya, komentar Sobat pembaca sangat diharapkan.. Selamat membaca ya..
Organisasi Kemasyarakatan (Ormas)
Organisasi Kemasyarakatan (Ormas)
Organisasi Massa atau disingkat ORMAS adalah suatu istilah yang digunakan di Indonesia untuk bentuk organisasi berbasis massa yang tidak bertujuan politis. Bentuk organisasi ini digunakan sebagai lawan dari istilah partai politik.
Ormas dapat dibentuk berdasarkan beberapa kesamaan atau tujuan, misalnya: agama, pendidikan, sosial. Sebagai warga masyarakat dan warga negara setiap manusia Indonesia harus memegang semangat kekeluargaan dan semangat gotong-royong. Hal ini berarti bahwa kita sebagai warga negara harus mengadakan organisasi dan saling membantu. Negara kita yang berasaskan kekeluargaan, menghormati hak pribadi. Sebaliknya hak pribadi itu dilaksanakan dengan memperhatikan kepentingan bersama yaitu kepentingan nasional. Oleh karena itu, kepentingan nasional yang merupakan kepentingan bersama itu harus didahulukan daripada kepentingan pribadi atau golongan.
Berikut ini adalah jenis-jenis organisasi di masyarakat dari sudut pandang yang berbeda-beda:
  1. Berdasarkan prosespembentukannya terdiri dari: Organisasi Formal dan Organisasi Informal
  2. Berdasarkan tujuannya terdiri dari: Organisasi Sosial dan Organisasi Bisnis
  3. Berdasarkan hubungannya dengan Pemerintah terdiri dari: Organisasi Resmi dan Organisasi Tidak Resmi 
Organisasi didirikan oleh sekelompok orang tentu memiliki alasan. Seorang pakar bernama Herbert G. Hicks mengemukakan dua alasan mengapa orang memilih untuk berorganisasi:
  1. Alasan Sosial (social reason), sebagai “zoon politicon” artinya mahluk yang hidup secara berkelompok, maka manusia akan merasa penting berorganisasi demi pergaulan maupun memenuhi kebutuhannya. Hal ini dapat kita temui pada organisasi-organisasi yang memiliki sasaran intelektual, atau ekonomi.
  2. Alasan Materi (material reason), melalui bantuan organisasi manusia dapat melakukan tiga macam hal yang tidak mungkin dilakukannya sendiri yaitu: dapat memperbesar kemampuannya, dapat menghemat waktu yang diperlukan untuk mencapai suatu sasaran, melalui bantuan sebuah organisasi, dapat menarik manfaat dari pengetahuan generasi-generasi sebelumnya yang telah dihimpun. 
Nah, Sobat.. Demikian saja ulasan tentang Organisasi masyarakat.. Terimakasih ya atas kunjungannya..

Sunday, March 30, 2014

Konsep Pengetahuan

Hai Sobat blogger, maaf ya bila postingan Kreasi Kita terkadang timbul tenggelam.. Hehehe,... Habisnya sibuk mulu kerja sebagai jalan untuk menyambung hidup.. Selamat membaca ya Sob..



Pengertian Pengetahuan
  • Menurut Benyamn Bloom (1908), pengetahuan (knowledge) adalah merupakan hasil “tahu”, dan ini terjadi setelah orang melakukan pengindraan terhadap suatu objek tertentu (Notoatmodjo, 2003).
Tingkat Pengetahuan
  • Pengetahuan menurut Benyamn Bloom (1908), dibedakan menjadi 6 tingkat, antara lain:

    • Tahu (know) diartikan sebagai mengingat suatu materi yang telah dipelajari sebelumnya. Termasuk kedalam pengetahuan tingkat ini adalah mengingat kembali (recall) terhadap suatu yang spesifik dari seluruh bahan yang dipelajari. Tahu merupakan tingkat pengetahuan yang paling rendah. Untuk mengukur bahwa orang tahu apa yang dipelajari, antara lain: menyebutkan, menguraikan, mendefenisikan, menyatakan.
    • Memahami (comprehension) diartikan sebagai suatu kemampuan menjelaskan secara benar tentang obyek yang diketahui dan dapat menginterpretasikan materi tersebut dengan benar. Orang yang telah paham terhadap objek atau materi harus dapat menjelaskan, menyebutkan contoh, menyimpulkan, meramalkan terhadap objek yang dipelajari.
    • Aplikasi (application) diartikan sebagai kemampuan untuk menggunakan materi yang telah dipelajari pada situasi atau kondisi riil (sebenarnya). 
    • Analisis (analysis) adalah suatu kemampuan untuk menjabarkan materi atau suatu objek kedalam komponen-komponen, tetapi masih didalam suatu struktur organisasi tersebut, dan masih ada kaitannya datu sama lain.
    • Sintesis (synthesis) merupakan suatu kemampuan untuk meletakkan atau menghubungkan bagian-bagian didalam suatu bentuk keseluruhan yang baru. Dengan kata lain, sintesis itu suatu kemampuan untuk menyusun formulasi baru dari formulasi-formulasi yang ada. 
    • Evaluasi (evalution) merupakan kemampuan untuk melakukan justifikasi atau penilaian terhadap suatu materi atau objek. Penilaian-penilaian itu berdasarkan suatu criteria yang ditentukan sendiri. (Notoatmodjo, 2003) 
Cara Memperoleh Pengetahuan
  • Ada beberapa cara untuk memperoleh pengetahuan antara lain: 
    • Cara coba-salah (trial and error). Cara ini dilakukan dengan menggunakan kemungkinan dalam memecahkan masalah, dan apabila kemungkinan tersebut tidak berhasil, dicoba kemungkinan yang lain.
    • Cara kekuasaan atau otoritas. Pengetahuan ini diperoleh berdasarkan pada otoritas atau kekuasaan yang berasal dari otoritas pemerintah, otoritas pemimpin agama, maupun ahli ilmu pengetahuan.
    • Berdasarkan pengalaman pribadi. Hal ini dilakukan dengan cara mengulang kembali pengalaman yang diperoleh dalam memecahkan permasalahan yang dihadapi pada masa lalu.
    • Melalui jalan pikiran. Dalam memperoleh kebenaran pengetahuan manusia telah menggunakan jalan pikirannya, baik melalui induksi mamupun deduksi.
    • Cara modern atau ilmiah. Dalam memperoleh kesimpulan dilakukan dengan mengadakan observasi langsung dan membuat pencatatan-pencatatan terhadap semua fakta sehubungan dengan obyek yang diamati. (Notoatmodjo, 2005)
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pengetahuan 
    • Umumr (age) seseorang berpengaruh pada proses perkembangan. Seseorang yang masih berusia muda biasanya sangat energik dan selalu mencari kesempatan atau tantangan baru (Purwanto, H, 2004).
    • IQ (Intelegent Quotion) tidak dapat berkembang. Jika seseorang lahir terlahir dengan kondisi IQ sedang, maka IQ-nya tidak bias bertambah atau berkembang. Artinya, jika seseorang terlahir dengan kecerdasan intelektual (IQ) yang cukup, percuma saja dia
      mencoba segala cara untuk mendapatkan IQ superior dan jenius (Ahmad, A, 2006). 
    • Keyakinan (confident). Umumnya setiap individu memiliki keyakinan. Tindakan, perilaku, dan cara pandang seseorang terhadap diri sendiri dan orang lain dipengaruhi oleh keyakinan (Al Rasyidin, 2006).
    • Pengalaman seseorang merupakan akumulasi dari keberhasilan dan kegagalan serta gabungan dari kekuatan dan kelemahan. Dari pengalaman tersebut, seseorang memperoleh pembelajaran untuk yang lebih baik. Semakin banyak pengalaman seseorang maka makin tinggi pengetahuan, sikap dan keterampilannya (sjafri, 2007). 
    • Sosial Ekonomi. Tingkat social ekonomi terlalu rendah sehingga sulit mencerna pesan yang disampaikan, karena lebih memikirkan kebutuhan-kebutuhan yang lain. 
    • Adat Adat kebiasaan yang telah tertanam sehingga sulit untuk mengubah misalnya, makan ikan dapat menimbulkan cacingan. 
    • Lingkungan Kondisi lingkungan tempat tinggal sulit untuk mengubah perilaku, karena pengetahuan terlalu minim.
Demikian saja Sob, terimakasih ya atas apresiasinya..

Friday, December 20, 2013

Pengumuman CPNS 2013

       Jumpa lagi Sob, maaf ya karena baru nongol lagi postnya.. Itu disebabkan karena kesibukan yang tidak bisa admin hindari belakangan ini..
Pengumuman CPNS 2013
Pengumuman CPNS 2013
     Oh iya, kali ini Kreasi Kita sedikit berbicara tentang Penerimaan CPNS di kota ku.. Hingga kini, pengumuman siapa-siapa saja yang lewat digaris finish penilaian masih belum juga nongol di papan pengumuman.. Hm, untuk lebih jelasnya, silahkan minta bantu 'ma Mbah Google.. Pasti jawabnya bervariasi, tergantung siapa yang posting.. Hehehe...
       Dengar kabar sih, setelah ujian banyak hal atau tahapan yang dilalui oleh selembar kertas jawaban yang mewakili satu orang pelamar tersebut. Masuk akal memank, karena kertas tersebut diseleksi kebenarannya.. Ada juga yang mengungkapkan kekesalannya dengan bercerita tentang orang-orang yang berjuang demi mencapai garis finish CPNS lebih dulu dibanding yang lainnya. Terpaksa pelamar yang hanya mengikuti prosedur pelamaran dan bermodalkan doa serta skill akan terbentur psikologinya.. Hm, untungnya sedikit melegakan dengan adanya informasi bahwa ada lembaga yang menaruh hati untuk mengawasi proses ujian hingga pengumuman CPNS..
Salut..
       Nah, Sobat blogger.. Kreasi Kita hanya mengungkapkan keprihatinan serius terhadap kondisi tersebut di atas.. Ketika kriteria penilaian yang paling menentukan adalah berapa centimeter tebalnya "alat perjuangannya", maka bagaimana negara ini selanjutnya.. Tentunya Sumber Daya Manusia yang seharusnya layak akhirnya terabaikan oleh mereka yang punya potensi financial.. Dan mereka yang lewat dengan perjuangannya sebagian besar akan menjadi pemangsa-pemangsa baru massa rakyat.. Hehehe, sungguh mengharukan..
Sobat,.. Sebagai warga negara yang baik, mari kita dukung program lembaga yang mengawasi proses di atas.. Dengan demikian, secara tidak langsung kita sudah memberikan kontribusi serius terhadap Negara yang kita cintai ini..

Demikian saja Sob postingan kali ini, semoga bermanfaat ya..
Salam..