Biarkan aku merangkai kata,
Tuk meluluhkan hatimu,
Biarkan aku memakai topeng,
Agar dirimu tertipu dengan wajah ku,..
Itu semua kulakukan karena aku begitu menginginkanmu,..
Tenang Dek,..
Bersamaku, engkau kan aman selalu,..
Aku korbankan semua untuk mu,
Itu agar kau senang,
Dengan tubuh kekar ku,
Kau kan selalu kulindungi,
Jangan ragukan keberadaan ku,..
Karena itu tak perlu kau tau, tak perlu..
Mendekatlah Dek,..
Biarkan aku merengkuhmu,
Karena kata orang: “itu merupakan bukti cinta”..
Biarkan aku ambil apa yang menjadi bagianku,
Karena aku tlah berkorban untukmu,..
Tertawalah Dek,..
Sebelum engkau menangis,
Peluklah tubuh ku,
Dan yakinkanlah dirimu bahwa aku aku adalah milikmu selamanya,..
Itu sebelum aku berlalu,...
Maaf Dek,..
Waktuku telah habis denganmu,..
Aku harus pergi bersama dengan yang lain,..
Percayalah, kau kan selal kuingat,
Karena engkau hanyalah pelengkap bagiku,..
Manjakanlah dirimu dengan airmata,
Karena itu obat tuk mengikis rasa sesal,..
Dek,..
Ini adalah pengalaman dari seorang pejalan kaki,
Ini adalah pesan dari seorang perasa,..
Penyesalan selalu telat menghampiri,..
Berjaga-jagalah...
Created by Resthoe’2008
Nice poetry Sob..
ReplyDeleteThanks..
Thanks Sob, tas kunjungannya..
DeleteJangan pernah jenuh ya..